Janji Tanpa Bukti: Rakyat Ditinggal, Indramayu Dipertaruhkan

 

Oleh : (Abdul Mufid Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Pantura)

Saya, Abdul Mufid, Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Pantura, menilai Bupati Indramayu telah gagal menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat. Pernyataan yang disampaikan ke publik tidak mencerminkan keseriusan dalam menjawab persoalan, serta jauh dari komitmen yang pernah dijanjikan saat kampanye.

Kerusakan fasilitas di Alun-Alun Indramayu tidak bisa semata dilihat sebagai tindakan destruktif, melainkan sebagai luapan kekecewaan atas absennya pemimpin di saat rakyat menuntut kejelasan. Ketika masyarakat datang membawa aspirasi, bupati justru tidak hadir. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab moral sebagai kepala daerah.

Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu saat ini berada dalam situasi genting, mempertaruhkan keberlangsungan hidupnya. Namun di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah justru tampak menjauh dan tidak menunjukkan keberanian untuk berpihak.

Kami, sebagai mahasiswa, tidak akan diam. Kami siap berdiri bersama rakyat, mengawal perjuangan mereka, dan memastikan bahwa kekuasaan tidak terus bersembunyi di balik pernyataan tanpa tindakan nyata.

Jika kepemimpinan hanya hidup dalam janji, namun absen dalam realisasi, maka runtuhnya kepercayaan publik adalah konsekuensi yang tak terelakkan.