Forum Energi dan Teknologi Muda Nahdliyyin Nusantara Dukung Penuh Keputusan Rais Aam Hasil Rapat Harian Syuriah PBNU

 

Foto Ketua ForumEnergi dan Teknologi Muda Nahdliyyin Nusantara (FETMNN), Fahruroji. Sumber: Istimewa. 

"Kami sebagai anak-anak muda Nahdliyyin yang fokus pada isu energi dan teknologi merasa berkewajiban menjaga marwah ulama. Keputusan Rais Aam yang dihasilkan melalui rapat harian Syuriah PBNU adalah keputusan yang sah, tertib, dan sesuai aturan organisasi. Karena itu kami menyatakan dukungan penuh,” Fahruroji, Ketua Forum Energi dan Teknologi Muda Nahdliyyin Nusantara (FETMNN)


Jakarta — Forum Energi dan Teknologi Muda Nahdliyyin Nusantara (FETMNN) yang diketuai oleh Fahruroji menyatakan dukungan penuh terhadap hasil keputusan Rais Aam yang ditetapkan melalui forum Rapat Harian Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


Ketua FETMNN, Fahruroji, menegaskan bahwa keputusan-keputusan yang lahir dari lembaga Syuriah PBNU merupakan produk ijtihad jama‘i yang memiliki legitimasi kuat berdasarkan mekanisme organisasi. Ia menilai, keputusan Rais Aam mencerminkan kedewasaan, kehati-hatian, serta kepatuhan terhadap manhajul fikr dan khittah an-nahdliyah yang selama ini menjadi pedoman NU dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa.


“Kami sebagai anak-anak muda Nahdliyyin yang fokus pada isu energi dan teknologi merasa berkewajiban menjaga marwah ulama. Keputusan Rais Aam yang dihasilkan melalui rapat harian Syuriah PBNU adalah keputusan yang sah, tertib, dan sesuai aturan organisasi. Karena itu kami menyatakan dukungan penuh,” ujar Fahruroji.


Fahruroji menambahkan bahwa FETMNN mengajak seluruh kader dan simpatisan NU, terutama generasi muda, untuk tetap mengedepankan persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan urusan keulamaan kepada para masyayikh yang telah mendapat amanah memimpin Syuriah PBNU.


Menurutnya, dukungan terhadap keputusan Rais Aam bukan saja bentuk penghormatan kepada struktur organisasi, tetapi juga langkah untuk menjaga stabilitas internal NU agar tetap fokus menjalankan peran kebangsaan dan keummatan, termasuk dalam pengembangan teknologi, energi berkelanjutan, dan transformasi digital.


“NU harus tetap solid. Kami berdiri di belakang ulama dan siap berkontribusi dalam bidang kami. Energi dan teknologi adalah sektor strategis, dan generasi muda Nahdliyyin siap membantu NU bergerak maju,” tegasnya.


Dengan pernyataan ini, FETMNN menegaskan komitmennya untuk terus mendukung garis keputusan Syuriah PBNU serta mendorong kolaborasi positif lintas sektor demi kemajuan Nahdlatul Ulama dan Indonesia.